Nicholas Saputra – Puisi (Cahaya Bulan)

akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih sambut dahulu memintaku minum susu
sambil membenarkan letak leher kemejaku
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah bandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat hutan” yg menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudepak, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
apakau kau masih akan berkata
kudengar dekap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yg takkan pernah aku tahu dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati

note : untuk segumpal darah dan daging yang entah berada dimana..my dear..

download lagu 

Categories: Inspiration, Renungan

Post by

Caring and loving. Treats others equally. Strong sense of sympathy. Wary and sharp. Judges people through observations. Hardworking. No difficulties in studying

12 Responses so far.

  1. thestoopid says:

    weh puisi utkku yaaaa!
    makasih!
    *genit*

    wah kamu romantis deh!

    *nahan ketawa*

  2. aad says:

    wah kui puisi nggo sopo yo… mesti nggo si gandok kae..

  3. loommy says:

    wong edyan kabeh…hahahaha

  4. manggaijo says:

    ciie. hayooo mas rom. doyan cewek juga ta? kirain cuma doyan ma beruang maduu yang [masih] ada di skulah ku ituu, hho

  5. uci 03 says:

    itu kan sebenernya puisi karya soe hoek gie yang ada di buku Catatan seorang demonstran pada bab politik, pesta dan cinta……

  6. dila says:

    co.,cuit., tapi..ky’y pernh dengr deh..dimana ya???

  7. liz says:

    ” waduh…bhsa opo kuwi?????”

  8. AO says:

    *pura-pura baca padahal ga*

    ahhh, macem mana pula dirimu mbah…
    kemaren uda dikasi *someone* dibuang pula…

  9. e-mading says:

    Berbagi cerita lewat puisi bersama teman-teman Indonesia & Malaysia di Elektronik Majalah Dinding…

  10. eya says:

    wey Keren tapi gmana caranya nge publisin puisi , bukan sombong n bukan ngebaikin diri cendiri, kata cw\tmen cie puisi w sngat sekali menyentuh hati

  11. ika says:

    uh puisinya nyentuh baget . . . .
    pokoknya isinya itu dalem banget deh!!!!

  12. ponco says:

    em bgus bget puisix….
    pas bgt dech …:-)

Leave a Reply


汉字/漢字

汉字/漢字

Perseteruan Para Sas

Terbangun dari tidur, siang ini, saya habiskan waktu untuk mengetahui [...]

Sego Pecel Bu Wiwid

Saya yakin sebagian pelaku wisata kuliner, sudah mengenal tempat ini, [...]

Reveal Plesk Linux P

Berikut adalah cara untuk melihat password user email pada aplikasi [...]

Optimasi Performa Si

JPEG Berbeda dengan kompresi format GIF, JPEG (Joint Photographic Experts [...]

Perseteruan Para Sas

Terbangun dari tidur, siang ini, saya habiskan waktu untuk mengetahui [...]

Sego Pecel Bu Wiwid

Saya yakin sebagian pelaku wisata kuliner, sudah mengenal tempat ini, [...]

Repost : Saya Mengin

Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke [...]

Free Hosting Image u

Sometimes it’s hard to find free image hosting for our [...]

Sponsors

  • Cheap reliable web hosting from WebHostingHub.com.
  • Domain name search and availability check by PCNames.com.
  • Website and logo design contests at DesignContest.com.
  • Reviews of the best cheap web hosting providers at WebHostingRating.com.