Baik-baik…sebenarnya ini permasalahan klasik, klise, dan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja..tentunya khusus bagi yang belom punya pasangan seperti kalian ini..(dan saya juga hehehe..)

Oke, seringkali kita tidak menduga bahwa sahabat kita ternyata juga mencintai ‘gebetan’ kita, atau malah Anda yang mau menggasak gebetan sahabat Anda..nah, berikut akan saya bahas dari dua sisi.

Calon Korban

Maksudnya adalah Anda sebagai calon korban (semoga tidak, InsyaAllah) kehilangan gebetan Anda, dan bahkan menjadi pacar sahabat Anda sendiri.

  • berpikir logis

sebisa mungkin cobalah Anda berpikir logis, bahwa ‘gebetan’ Anda adalah manusia biasa yang punya hati dan perasaan, yang bebas memilih siapa saja yang dikehendaki olehnya(dan Nya). Jadi tugas Anda adalah sebagai sales yang paling baik untuk menawarkan ‘diri’ sebaik mungkin, bahkan janjikan dengan buih/bunga/benih cinta (halah..) supaya ‘client’ Anda tertarik terhadap Anda.

  • bukan milik siapapun

ya, kembali berpikir logis, bahwa ‘gebetan’ Anda, sekalipun sudah anda ‘Lock’ bahwa ‘inilah incaran saya hahaha..’, tetap saja statusnya masih Singgel..alias Open. jadi, siapa dapat dialah yang dapat (halaah…)..

  • jangan bertanya

yaps, hal berikutnya adalah janganlah bertanya langsung ke sahabat Anda, apakah kamu mencintai ‘gebetan’ saya juga?. Kalau Anda bertanya hal ini maka kemungkinan yang ada adalah sahabat Anda sulit untuk mengakuinya (walaupun sudah tidak dapat disembunyikan lagi..wis cetho!) atau malah hal ini justru membuka sebuah ‘peperangan’ terbuka dan bisa jadi titik lemah Anda, alias sudah telanjur basah, maka lebih baik perang sekalian, hehehe. Tanyakan ini ketika Anda telah resmi menjadi pacarnya saja. Itu jauh-jauh lebih baik..(bukan untuk membakar perasaan lowh haha)..

  • dunia masih punya 3 miliar wanita

yahuu,.,,tenang saja kawan, dunia masih punya 3 miliar lebih wanita..jadi ksempatan Anda masih terbuka luas, tapi harap diingat juga, masih ada 2 miliar pria yang menganga, dan juga itu wanita mulai dari putih banget, sampai hitam legam.hehehe.ya memang Anda sebagai korban telah kehilangan kesempatan ‘berkaarya’ – halah – namun, pupuk kembali kepercayaan diri Anda

  • berdoa

bukan maksud sok alim, tapi inilah dunia masih mempunyai sang Maha Pengatur, jadi berdoalah kepada-Nya. Boleh jadi Anda diberikan yang lebih baik (amiiin), atau mungkin belom saatnya saja bersama gebetan Anda, sekarang. Beberapa cerita yang saya dengar langsung dari orang-orang terdekat saya bahkan sampai umur 40 setelah pihak pria gagal berkeluarga (cerai), kemudian bertemu dengan cinta pertamanya (dahoeloe) dan menikahlah mereka..

Sang Pemenang

hoho, mungkin sang pemenang tidak perlu membaca hal-hal berikut ini, karena memang sedang bahagia-bahagia nya hehehe.., tapi tetap saja saya bahas…

  • katakan sejujurnya

saat yang paling penting adalah mengatakan kenyataan yang terjadi kepada sahabat Anda. Apapun yang akan terjadi, semua itu adalah harga yang harus dibayar terhadap keputusan Anda. Toh, Anda mendapatkan yang begitu berharga juga yaitu mantan ‘gebetan’ alias kekasih.

  • bersikap terbuka

sebagai sang Pemenang, Anda telah mendapatkan yang diinginkan. Oleh karena itu, berilah kesempatan terhadap sahabat Anda untuk bersikap, memusuhi atau memaksakan tetap berteman dengan Anda, sekalipun sangat terpukul oleh kejadian ini. Intinya, jangan pernah memaksakan dan jangan menyalahkan sahabat Anda.

  • berempati

ya ya, memang Anda telah berhasil mendapatkan ‘gebetan’ sahabat Anda, namun ingatlah bahwa sekalipun sahabat Anda mengetahui hal ini, tidak serta merta dapat diakhiri dengan logika matematik saja. Artinya, tidak mungkin perasaan sahabat Anda akan hilang begitu saja dan Anda akan bebas bermesra-mesraan di hadapannya. Saran saya, cari tempat lain untuk berpacaran, dan jangan dibawa ke tempat Anda dan sahabat Anda bertemu. berpikirlah jika Anda berada di posisi yang sebaliknya..hehe

  • dijagalah

tentunya, Anda telah memilih untuk mengorbankan persahabatan Anda demi ‘gebetan’ ini. Walaupun mungkin tidak sampai terjadi pertengkaran hebat, tetapi setidaknya apa yang telah terjadi telah membuat hubungan yang ‘tidak-enak’ untuk sementara maupun selamanya. Jadi, jagalah baik-baik kekasih Anda itu, karena pengorbanan Anda sudah sangat besar.

  • bersiaplah

hm..namanya hidup, apapun bisa terjadi baik cepat atau lambat. Bisa saja saat ini Anda memenangkan pertarungan ini, namun, suatu saat bisa terjadi sebaliknya. Yaitu posisi korban ‘kejahatan’. Oleh karena itu, doakan sahabat Anda itu, supaya mendapat yang terbaik. Dan semoga dengan do’a ini, kejadian sebaliknya tidak pernah terjadi terhadap Anda. amiin.

hula hula, mungkin cukup itu saja. tidak ada yang penting kecuali dianggap penting hehee. sampai jumpa…

Categories: Urban

26 Responses so far.

  1. Anang says:

    rebut sekuat tenaga.. hehe

  2. PriyayiSae says:

    weh… dokter cinta ya? he2!

  3. kenz says:

    hihihihi.. yeah.. wajar sih kalo cinta tumbuh untuk gebetan sahabat… gak masalah.. cinta terkadang juga jodoh :D asal sesuai prosedur.. dan gak jalan di belakang … oke-oke ajah, tapi kalo masih berkotmimen, ya mendingan diselesaikan dulu …

  4. Ken says:

    Hmmmmmmmmmm gak asik ah jeruk makan jeruk :D

  5. agung says:

    kejujuran adalah segalanya, jadi walaupun menyakitkan lebih baik di ungkapkan. kl soal pacar kita yang mencintai sahabat kita. kita kembalikan kepada komitmen masing2.

    tapi kl memang cinta sudah tidak ada lagi untuk sang pacar.. mo gimana lagee ?? :D

  6. loommy says:

    hehehe, berangkat dari pengalmaan pribadi, dicampur dengan bumbu-bumbu yang lain … hwekekeke…

    > haha, jeruk makan jeruk??

  7. Iswinardi says:

    Trims atas kunjungannya, dan bagus banget blognya….

  8. puty says:

    woww… biasanya yang ngebahas masalah gini cewek… :D

  9. diditjogja says:

    @ priyayisae: wakakakakakakkaakakkkk “mamamamama……..kubutuh dokter cinta!! ”
    by: dewi-dewi?

  10. aad says:

    wooowww pengalaman pribadi to..

  11. ekowanz says:

    ga pernah tuh :p
    untung aj selera2 temen2ku pada beda2 semua :D

  12. loommy says:

    @puty : hahaha, ini namanya emansipasi laki-laki…

  13. loommy says:

    @priyayisae : bukan mas, ini hanya rekayasa belaka…ditambah pengalaman huehuehe

  14. templank says:

    hahah.. “ingin kubunuh pacar mu…..” tapi sayang sahabat kite :(

  15. manda says:

    halah..ini pengalaman pribadi ya?

  16. arya says:

    gimana dgn efek persahabatan “korban” dan “pemenang” selanjutnya?

  17. loommy says:

    @arya : hehehe, kira2 mungkin begini..

    - korban dan pemenang, tetap meneruskan berteman tapi bukan sahabat lagi. sekedar say hello saja
    - pemenang putus dengan pacarnya, dan sang korban pun masih mencintainya, cuma pikir2 lagi kecuali ada keajaiban yang bisa bikin keduanya bertemu dan langsung tubruk aja deh..maksude langsung tembak..:D
    - korban dan pemenang sudah lulus sekolah/kuliah, beda tempat bekerja beda kota/propinsi/negara..jadi sudah lupa tuh!
    - pacar pemenang akhirnya menikah dengannya, dan rumah tangga mereka sering berantem, suatu saat si mantan pacar tadi ketemu dengan korban, trus curhat, eh ternyata merasa tentrem kerto raharjo..akhirnya selingkuh..baik selingkuh hati, sms, maupun semuwamuwa deh..

    hahaha…itulah karangan dan dicampur sedikit dengan realitas yang ada .. :)

  18. tiul says:

    - pacar pemenang akhirnya menikah dengannya, dan rumah tangga mereka sering berantem, suatu saat si mantan pacar tadi ketemu dengan korban, trus curhat, eh ternyata merasa tentrem kerto raharjo..akhirnya selingkuh..baik selingkuh hati, sms, maupun semuwamuwa deh..

    wahahaa..
    pinter tenan mas kw nek kon ngarang

    jadi script writer sinetron wae mas
    hwahahaha..
    =))

  19. bebek says:

    OOT, salam kenal jugah bang… btw blognya informatip dan entertaining… asik dibacanya :D

  20. turtlix says:

    Masih ‘gebetan’ kan?

    Fair-Play!

    Kalo perlu pake wasit (pihak ketiga yang NETRAL)
    aneh juga yah…
    :D

  21. loommy says:

    @ bebek
    thanks juga tas kunjungannya, ah ini cuma asal ngoncronx aja kuq..

    @turtlix
    pake wasit? wah ceritanya jadi makin berkembang ntar…bisa-bisa sang korban dan pemenang saling pukul memukul, wasitnya membawa lari si ‘gebetan’ itu tadi hwekeke..

  22. escoret says:

    pengalaman pribadi yah..?????

  23. Fany says:

    hahaha.. pernah ngalamin gebetan jadi milik temen..
    Yah it’s ok lah selama belum terlanjur pacaran, memang blom jodohnya :)

  24. AO says:

    hahaha, “mafia bandwith” kasengsem cewek :P

  25. loommy says:

    sstttt…..

  26. tito says:

    cari digel, terus tembak…. hahahahaha

Leave a Reply