Yaps, berbicara masalah motivasi, setiap manusia pasti memilikinya (atau mungkin buat sebagian orang ‘pernah’ memiliki). Entah seberapa kadarnya, yang jelas begitu beragam hal yang dapat mempengaruhi, mulai dari sejarah hidup, orangtua, lingkungan, pacar, kondisi perekonomian, jabatan, dan seterusnya. Dengan kata lain, faktor eksternal sangatlah berpengaruh terhadap motivasi. motivasi

Yang menjadi permasalahan adalah, bagaimana cara setiap orang untuk menjaga agar tetap mempunyai motivasi dalam menjalani hidup. Apabila hanya mengandalkan faktor eksternal seperti yang tersebut di atas, tentulah sangat rapuh mental orang tersebut. Karena segala sesuatu pasti dapat terjadi baik dalam waktu sekejap, maupun secara perlahan-lahan, dan akan berpengaruh terhadap motivasi seseorang.

Salah satu hal yang dapat diandalkan dalam menjaga motivasi adalah motivasi yang berasal dari diri sendiri. Apabila seseorang mampu menjaga motivasi diri sendiri, agar tetap membara (tanpa perlu meluap-luap), maka ia akan mempunyai mental yang jauh lebih tangguh daripada orang lain yang hanya mengandalkan motivasi dari faktor eksternal.

Lantas bagaimana cara menjaga motivasi diri agar tetap membara? Berikut pengalaman singkat penulis :

1. Berpikir positif

berpikir positif akan memberikan energi positif dalam otak dan hati seseorang. Energi ini akan menepis ketakutan yang tidak diperlukan, sehingga pikiran kita akan selalu fokus pada tujuan hidup.

2. Merenunglah

yaps, merenunglah. Apabila Anda beragama Islam, lakukan sholat malam 2 rakaat saja. Lantas cobalah untuk merenung sejenak. Bagi pemeluk agama lain, saya persilahkan. Renungkan apa saja yang telah Anda capai dalam hidup ini. Sudahkan Anda menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain? Atau Anda hanyalah oportunis sejati yang tertawa di atas penderitaan orang lain? Hati Anda akan menjawabnya.

3. Memperbanyak ragam teman

mungkin pada bagian ini, akan sedikit membuat terheran-heran. Ya, memang memperbanyak ragam teman berarti menambah teman yang punya beragam latar belakang yang berbeda, mulai dari rocker sampai nasyid, mulai dari ahli komputer sampai petani, mulai dari cupu sampai bajin***.Semua itu akan memposisikan diri kita menjadi sutradara. Kita mampu melihat hidup secara lebih luas, dan semoga kita akan bertambah bijak karenanya.

yayaya…sebenarnya masih banyak cara lain untuk memotivasi diri, yang sampai sekarang masih saya pelajari. Namun, kita tidak akan pernah tau sebelum mencobanya. Mari kita berjuang, agar setidaknya diri ini menjadi manusia yang baik. amin.

Leave a Reply